Blog ini berisi tentang khotbah-khotbah saya, kegiatan pelayanan dan ungkapan kerinduan saya akan kemajuan pelayanan pekerjaan Tuhan yang saya lakukan baik di gereja maupun di pelayanan yang lain
Sabtu, 30 Mei 2009
Pengurapan Roh Kudus dari PL sampai PB
Pengurapan Roh Kudus dalam PL berkaitan dengan jabatan-jabatan misalnya Raja, Nabi dan Imam. Pengurapan model PL bisa hilang, diangkat dan tidak kembali lagi. Penurapan Roh Kudus atas seseorang berkaitan dengan tugas dan jabatannya, jika pengurapannya hilang maka jabatan yang diembannya juga ikut hilang. Contoh: Raja Saul ketika Roh Kudus undur dari padanya maka pada saat itu atau saat-saat setelah itu jabatannya sebagai Raja diambil oleh Tuhan. Kemudian pengurapan diberikan kepada Daud yang berarti jabatan Raja juga diserahkan kepada Daud. Pengurapan berhubungan dengan jabatan, itu dalam PL. Sedangkan dalam PB pengurapan diberikan kepada anak-anak Tuhan untuk tugas pelayanan. Pengurapan itu akan efektif ketika si terurap menggunakan urapan itu untuk pelayanan. Ketika dia tidak mau melayani maka otomatis pengurapan itu tidak akan berguna. Memang tidak diangkat atau dibatalkan pengurapan itu, tapi hanya tidak aktif (apa gunanya sesuatu yang tidak aktif?). Karena itu sekarang aktifkan pengurapan anda, caranya latihlah dirimu untuk melayani. Melayani dan terus melayani.GBU
Jumat, 29 Mei 2009
Kuasa Roh Kudus vs Motivasi ala Duniawi
Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun atas kamu. Itu benar, Roh Kudus yang menggerakkan orang untuk mengabarkan Injil dan menyertai pemberitaan Injil dengan kuasa mujizat. Banyak orang yang masalah hidupnya diselesaikan dengan datangnya mujizat itu. Roh Kudus bekerja di dalam orang si pemberita Injil tetapi juga kepada orang yang menerima Injil itu. Roh Kudus memebrikan motivasi yang kuat kepada seseorang untuk memberitakan Injil, kenapa: karena Roh Kudus adalah jaminan keberhasilan. Motivasi dunia hanya sebatas memberi motivasi saja tetapi tidak mampu menjamin keberhasilan. Roh Kudus adalah jaminan keberhasilan pelayanan kita. Motivasi kita seharusnya bersandar kepada kuasa Roh Kudus bukan motivasi ala dunia ini. Motivasi ala dunia hanya bertumpu kepada kepada keberhasilan dan kesuksesan saja. Tetapi jalan untuk meraih kesuksesan dan keberhasilan itu tanpa ada jaminan. Percayalah kepada Allah maka Ia akan memberikan Roh Kudus yang akan menyertai kita untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan hidup dan kesuksesan pelayanan. GBU
Senin, 25 Mei 2009
Selamat Datang Roh Kudus
Roh Kudus sangat dinantikan kehadirannya. Tuhan Yesus sangat ingin agar murid-murid dipenuhi oleh Roh Kudus dulu (KPR 1:4-5) "jangan tinggalkan Yerusalem" mengapa karena Roh Kudus akan dicurahkan kepada murid-murid di Yerusalem. Sebelum mereka pergi untuk memberitakan Injil mereka harus dipenuhi oleh Roh Kudus terlebih dahulu. Tuhan Yesus tidak akan membiarkan mereka pergi tanpa penyertaan. Roh Kudus akan menyertai mereka ketika mereka pergi mengabarkan Injil. Artinya, Roh Kudus akan mengawal murid-murid ketika mereka mengabarkan Injil. Untuk kita saat ini, jangan pernah pergi menginjil tanpa penyertaan Roh Kudus. Minta Roh Kudus menyertai kita dalam penginjilan dalam pelayanan dan dalam mencari jiwa-jiwa baru. Roh Kudus yang akan memberikan kemampuan dan keberhasilan dalam pelayanan kita, Amin
Sabtu, 23 Mei 2009
Roh Kudus adalah Allah
Dalam Kisah Para Rasul 2:1 terjadi sesuatu yang luar biasa. Roh Kudus dicurahkan ke atas gereja. Peristiwa Pentakosta bersamaan dengan inagurasi gereja Tuhan, yaitu dimulainya babak baru pemberitaan kabar keselamatan. Selama ini kabar keselamatan disampaikan lewat kesaksian orang-orang Yahudi, tetapi sejak Kisah Para Rasul 2:1 maka berita keselamatan itu disampaikan oleh gereja. Roh Kudus yang menyertai gereja dalam pemberitaan Injil. Roh Kudus memberikan juga aneka karunia untuk melengkapi gereja dalam pemberitaan Injil. Kita semua tahu bahwa orang-orang percaya diberikan aneka karunia dan kuasa untuk melakukan aneka mujizat. Roh Kudus adalah Allah itu sendiri yang mengawal pergerakan keselamatan agar sampai ke ujung bumi. Anda mau dipakai sebagai agen pemberita Injil? Kalau mau lengkapi dulu dengan Urapan Kuasa Roh Kudus yang adalah Allah itu. Caranya? Terimalah Roh Kudus, berdoalah secara pribadi minta.....minta....dan minta.... Roh Kudus dicurahkan ke dalam hidup mu. Inilah waktunya agar hidup kita dipenuhi dengan kuat kuasa untuk menjadi agen keselamatan dunia. GBU
Kamis, 30 April 2009
Mengajar Metodologi Penelitian
Salah satu pelayanan saya adalah mengajar di Sekolah Tinggi Teologia. Saya mengajar beberapa matakuliah termasuk Metodologi Penelitian. Mengajar Metodologi penelitian sangat menyenangkan. Mahasiswa dibimbing untuk dapat mengadakan penelitian, dan melaporkannya dalam bentuk Skripsi atau Tesis. Rata-rata mahasiswa belum pernah melakukan penelitian dengan baik sebelumnya, walaupun mereka sudah pernah menulis tesis atau skripsi mereka tetap harus dibimbing lagi, karena kebanyakan sudah lupa, atau metode yang digunakan berbeda, atau bahkan mungkin baru bisa memahami apa artinya sebuah metode penelitian itu pada saat ini. Sebelumnya mungkin hanya sekedar ikut saja, dan lulus. Mereka perlu diajar dan dibimbing dengan pelan dan sabar agar mengerti esensi dari penelitian itu sendiri, sampai dapat memilih dan menggunakan metode penelitian dengan tepat dan benar. Banyak aspek yang perlu diajarkan mulai dari penentuan masalah penelitian, penentuan judul penelitian sampai melaksanakan penelitian di lapangan. Bukan hanya itu saja, bimbingan terus dilanjutkan dalam penulisan hasil penelitian dalam bentuk tesis atau skripsi. Pastinya menyenangkan, membimbing mereka dari awal sampai akhir, apalagi kalau mereka bisa lulus ujian skripsi atau tesis, menyenangkan sekali.
Saya juga sering diminta untuk pembimbingan metode penelitian untuk disertasi, dan tata caranya juga hampir sama, tentu sukacitanya juga sama. Untuk info saja, saya mengajar metode penelitian di STT Internasional Harvest Semarang dan STT Kristus Alfa Omega (Salom) Semarang. GBU!
Saya juga sering diminta untuk pembimbingan metode penelitian untuk disertasi, dan tata caranya juga hampir sama, tentu sukacitanya juga sama. Untuk info saja, saya mengajar metode penelitian di STT Internasional Harvest Semarang dan STT Kristus Alfa Omega (Salom) Semarang. GBU!
Sabtu, 25 April 2009
Malam Minggu Seorang Gembala Sidang
Malam minggu ini saya menyiapkan pelayanan untuk besok pagi. Besok ada pengkhotbah tamu di gereja kami Pdt. Noor Anggraito dari Yogyakarta. Dia melayani dalam kebaktian pagi dan sore. Saya sendiri besok akan melayani di Gereja Kristen Baithani Bahtera Hayat di Ketilen, yang digembalakan oleh Pdt. Yosua Anugrah, S.Th. Saya berdoa agar pelayanan besok dapat berjalan dengan baik. Agar Tuhan memberikan jiwa-jiwa baru dalam kebaktian kami. Kebaktian Sore besok di gereja kami akan ada penyerahan anak. Sudah ada 8 anak yang didaftarkan dan akan diserahkan kepada Tuhan. Puji Tuhan, saya berdoa agar anak-anak tersebut menjadi anak-anak yang takut akan Tuhan.
Sabtu, 18 April 2009
Iman yang Berdampak
Iman itu harus berdampak. Iman menurut kitab Ibrani adalah keyakinan akan kepastian keselamatan di dalam Tuhan Yesus. Kepastian akan keselamatan membawa pengaruh dalam kehidupan seseorang. Orang itu akan optimis dalam kehidupannya. Optimisme itu membawa produktifitas dalam pekerjaan, yang muaranya adalah suatu kehidupan yang lebih baik. Sebaliknya orang yang belum pasti selamat akan pesimis, kemudian pekerjaannya kacau dan kehidupannyapun akan morat-marit. Milikilah iman seperti NUH (Ibrani 11:7). Iman Nuh berdampak bagi: (1) Keluarga. Karena Nuh beriman maka keluarganya diselamatkan. Bayangkan seandainya Nuh tidak beriman kepada Tuhan dan mengikuti ajakan orang-orang sejamannya. Maka Nuh dan keluarganya pasti akan binasa. Bagaimana dengan kita? Apakah dengan iman yang kita miliki keluarga kita mendapatkan dampaknya? Harusnya keluarga kita makin sejahtera, makin damai, makin diberkati. Sudahkah? (2) Dampak bagi orang lain. Iman Nuh berdampak bagi orang lain sejamannya. Orang-orang itu dihukum oleh Tuhan karena iman Nuh. Iman Nuh menjadi tolok ukur penghukuman Allah pada waktu itu. Kalau tidak mencapai seperti Nuh pasti dihukum Tuhan. Luar biasa, karena Tuhan menghukum patokannya berdasarkan Iman orang percaya. Bagaimana dengan iman kita? Sudahkah lebih baik dari dunia ini? (3) Pekerjaan. Iman Nuh menentukan berkat yang dia akan terima. Nuh menerima "Mandat Menguasai" dari Tuhan (Kejadian 9:1-2). Dalam bahasa Inggris "Dominion Mandate", yang diulang kembali setelah diberikan Allah kepada Adam dan Hawa. Mandat ini didapat karena Tuhan tertarik dengan iman Nuh. Dalam mandat ini berkat Allah dinyatakan dalam kehidupan Nuh. Bagaimana dengan kita? Apakah iman kita membuat pekerjaan kita berhasil? Pastikan berkat Allah dalam pekerjaan kita karena mandat ilahi yang sudah kita terima dalam Tuhan Yesus Kristus. Kesimpulannya, ketiga dampak itu harus nyata dari iman kristen kita, kalau tidak maka iman kita akan menjadi kosong. GBU
Langganan:
Postingan (Atom)